All @bout Motret & diPotret

Indahnya Desa Sawarna ( part II )

Trekking

Setelah cukup beristirahat next destination adalah gua lalay. Lalay dalam bahasa Indonesia adalah kelelawar. Dengan di temani seorang guide acara trekking dimulai. Perjalanan menuju ke gua lalay lumayan jauh, jadi mesti disiapkan fisik dan stamina yang oke. rute menuju goa lalay melalui sungai dan areal persawahan yang hijau dan subur. Juga melalui sebuah sungai desa. Sungai di desa sawarna masih bersih airnya karena belum terkontaminasi oleh limbah . jadi sungai bisa dimanfaatkan penduduk untuk mencuci pakaian, mandi dan kolam renang gratis bagi anak – anak kecil di sana. Sungguh senang banget bisa melihat anak – anak kecil mandi di sungai, terpancar kebahagiaan di wajah – wajah lugu dan polos mereka.

Asyik bermain di sungai

Sempat pula memotret seorang ibu – ibu sedang mencuci di sungai. Setelah berjalan hampir 40 menit akhirnya sampai pula kita di goa lalay.

Asyik Mencuci

Sesampai di pintu goa ada penjaga nya, kita harus bayar 2000 rupiah untuk masuk. Sebelum masuk semua tas dan sandal dititipkan ke penjaga tadi. Kita tidak boleh memakai sandal karena tempatnya berair dan berlumpur jadi sangat licin. Didalam goa kondisi nya sangat gelap gulita jadi jangan lupa bawa senter untuk penerangan. Setelah cukup berfoto – foto dan menikmati indahnya goa ( indah apanya ya ) kita melanjutkan perjalanan menuju ke lagoon pari.
Perjalan ke lagoon pari Melalui jalan setapak yang sepi dan berbatu. Jalanannya lumayan terjal dan berbukit yang tanjakan agak lumayan. Jadi persiapkan air minum dan stamina yang cukup😉 .

Menuju lagoon pari

Setelah berjalan hampir satu jam sampai juga kita di lagoon pari, sebuah pantai yang sangat indah dan sebuah pantai yang tersembunyi, tempat nelayan Sawarna (Dusun Gempol) biasanya melabuhkan perahu mereka. Di sekitar pantai banyak terdapat gubuk-gubuk nelayan yang dapat kita gunakan sebagai tempat berteduh.. Tapi sayang kita ke sininya siang menjelang sore. Seharusnya ke lagoon pari harus pagi hari biar bisa memotret sunrise di sini. Setelah beristirahat cukup, kita melanjutkan ke tanjung layar untuk berburu sunset. Medan ke tanjung layar juga lumayan berat, selain menyusuri pantai juga melalui bukit yang agak menanjak. Setelah ter engah- engah hampir kehabisan nafas, sampai juga kita di tanjung layar.

Tanjung Layar

Kenapa dinamakan tanjung layar??? Karena Tanjung Layar adalah pantai yang di bentengi oleh dua karang besar yang berbentuk seperti layar serta dikelilingi barisan karang yang memanjang di depan pantai. Dikarenakan dibentengi oleh barisan karang, Tanjung Layar menjadi semacam laguna yang tenang tanpa gelombang, sehingga menjadi spot favorit untuk memotret landscape dan seascape. Sempat juga mencoba slow speed tapi tanpa filter.

Mencoba slow speed tanpa Filter😉

Selain spot buat motret juga spot yang lumayan untuk berenang. Motret sunset juga lumayan seru di sini.

Sunset di Tanjung Layar

Setelah puas memotret sunset, kita bergegas ke penginapan untuk beristirahat dan makan.
Gempa …….
Setelah makan acara di lanjutkan dengan bincang bebas, karaoke ( yang vcd nya Cuma dangdut dan tommy j pisa). Tapi untung ada si kawan yang maniak dangdut, dia nyanyi hampir satu cd sampai bibirnya dower. Dan ada satu lagi yang sangat hafal lagunya tommy j pisa, what’s !!???? tahun berapa ini bang… wakakakkakkkakkkkk.. sekitar pukul 11 malam saya dan kawan – kawan memutuskan untuk menuju pulau kapuk. Sedang nyenyak – nyenyaknya tidur sekitar pukul 3 – 4 pagi kami semua di kejutkan dengan adanya gempa, woowwww.. untung di tengah rasa kaget dan takut ada orang jogja nyeletuk “ ah…. Masih gedean gempa di jogja kemaren “ akhirnya ketakutan tadi ilang dan dikalahkan dengan rasa mengantuk yang amat sangat.
Rencana berburu sunrise gagal total, selain bangun kesiangan kaki terasa kaku dan sakit karena kecapekkan sehabis trekking hari kemaren. Setelah mandi dan sarapan, kita menuju ke pasir putih desa sawarna untuk cibang cibung dan jeprat – jepret di pantai. Pantai yang bersih, langit yang cerah dan ombak yang lumayan sangat menggoda untuk menceburkan diri di laut.

Pasir putih pantai sawarna

Serunya bermain di pantai ternyata bisa membuat orang lupa diri, kulit menjadi hitam, bahkan sampai muntah karena minum air asin tidak kupedulikan, bahkan ketika terjadi gempa sekitar pukul 9 pagi pun tidak kami hiraukan. Sempet juga belajar surfing ( boro2 bisa berdiri, ngangkat pantat di apapan aja susah , hahahaahaa ) tp lumayan menyenangkan lah…Pokoknya have fun go mad di pantai….. ahahahaaaayyyy..

Bersama di sawarna ( foto by fitri )

Gaya doang ( foto by agung )

setelah puas cibang cibung dan jeprat – jepret kita kembali ke penginapan untuk bersih – bersih, makan dan packing.
Sekitar pukul setengah 2, kita bertolak dari desa sawarna menuju ke pelabuhan ratu. Kali ini giliran saya untuk duduk di atap mobil elf bersama 4 orang kawan lainnya untuk memotret indahnya pemandangan sepanjang perjalanan dari desa sawarna ke pelabuhan ratu. Sungguh seru di atas elf, serasa naik roller coaster gratis hehehehe…

View dari atap elf

Sesampai di pelabuhan ratu rombongan terpisah menjadi dua, sebagian menuju bandung sebagian menuju bogor. kita langsung naik bis MGI jurusan bogor, untuk kembali ke habitat masing2 di Jakarta.

bis MGI Palabuhan ratu - Bogor

Sungguh perjalanan yang melelahkan tetapi sangat menyenangkan, disamping kondisi alam yang sangat indah di dukung juga kehebohan kawan – kawan serta kebersamaan yang terjalin selama di desa sawarna. Sangat beruntung bisa mengalami momen tersebut, karena momen yang sama tidak akan bisa terulang lagi dilain waktu, karena  walaupun polanya sama  tetapi substansinya akan berbeda… …..

5 responses

  1. Pertamax gan🙂

    Iya, bener kalaupun di ulang tetap aja ga akan sama n_n

    July 4, 2011 at 23:21

    • hahhaha.. betul fit.. walopun di ulang ke jogja nya.. wekekkekekkkk

      July 11, 2011 at 18:34

  2. mila

    good story……beautiful pic…..awesome journey…….

    July 11, 2011 at 14:51

    • hheheehee.. thanks a alot ya😉

      July 11, 2011 at 18:34

  3. Salam kenal
    Saya sadah ke Bayah dan bagus banget, asri,,
    monggo mampir gan
    http://winnyradc.wordpress.com/2013/05/05/keindahan-tersembunyi-bayah-banten/

    May 5, 2013 at 23:39

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s