All @bout Motret & diPotret

Latest

2nd Visit Karimun Jawa Island

Ga bosan rasanya berkunjung ke karimun jawa, selain keindahan alamnya, keramahan penduduk asli karimun juga membuat kita merasa nyaman serasa di rumah sendiri. Akses ke pulau karimun terbilang mudah, bisa dari pelabuhan kartini semarang atau dari pelabuhan jepara. kalau punya uang lebih bisa naik pesawat dari semarang. untuk jadwal kapal cepat dari jepara ke karimun,atau dari semarang ke karimunjawa bisa di google aja. Spot wisata bahari di karimun jawa antara lain :
1. Pulau Menjangan (Menjangan Kecil dan Menjangan Besar)
2. Pulau Burung
3. Pulau Geleang
4. Pulau Cemara (Cemara Kecil dan Cemara Besar)
5. Pulau Gosong Barat
6. Pulau Gosong Timur
7. Pulau Kecil
8. Pulau Batu
9. Pulau Tengah
10. Pantai Tanjung Gelam (sunset)
11. Pantai Nirwana (sunrise)
12. Pantai Barakuda
Kunjungan ke dua di karimunjawa kali ini cukup memuaskan hasrat motret dan snorkling saya. semoga ada kesempatan ke 3,4,5 dst. aamin

beberapa jepretan saya selama di karimun jawa.

Gerbang masuk karimun jawa

Gerbang masuk karimun jawa

Pulau gosong

Pulau gosong

Tanjung Gelam

Tanjung Gelam

IMG_8348 ( P. Geleang )-1

Pulau geleang

Beningnya air di pulau menjangan kecil

Beningnya air di pulau menjangan kecil

Spot snorkling di Pulau Kecil

Spot snorkling di Pulau Kecil

Sunset di dermaga rakyat karimun jawa

Sunset di dermaga rakyat karimun jawa

Sunset di tanjung gelam

Sunset di tanjung gelam

Selain itu, Snorkling di karimun sangatlah mengasyikan terumbu karang nya masih hidup dan berwarna warni.

Spot Snorkling

Spot Snorkling

Clown fish

Clown fish

Snorkling with fish

Snorkling with fish

dan yang tak kalah seru adalah, berenang bersama hiu…

Penangkaran hiu

Penangkaran hiu

Keelokan karimun jawa memamg susah untuk di pungkiri….

 

Phuket, part II

Hari ketiga, Setelah cukup beristirahat, paginya saya ikut tour lagi. Bedanya tour kali ini saya naik big

boat. Kemaren kan sudah ngrasain paket tur naik speed boat. Kapasitas big boat ini sekitar 60 orang turis.

Karena kapalnya lumayan besar, maka setiap mau ke destinasi kapal ga bisa sandar langsung.

Jadi harus transfer ke kapal kecil untuk membawa ke pantai. Tujuan pertama adalah Na ka island.

nha ka island

Pantai dipulau ini bersih banget, disini kita bisa beli es kelapa muda yang segerrr.

Bisa juga sewa jet ski di pantai ini. Jadi silahkan, mau sekedar main pasir dan

berenang di pantai atau sedikit membangkitkan adrenalin bermain jet ski disini.

Untuk sewa jet ski lumayan agak mahal, tetapi kalau kalian jago nawar, bisa

dapet harga miring sedikit kok.

Setelah puas di pantai, saya kembali naik big boat untuk lunch.

Oiya untuk paket tour dengan big boat, kita lunch nya di atas kapal.

Tidak berhenti di darat seperti speed boat. Kemudian tour dilanjutkan canoing.

Spot Canoing 1
Spot canoing 2
Ojek Cano

Canoing disini bukannya kita naik cano terus ngayuh sendiri cano tersebut.

Sebenarnya kita ngojek cano, karena kita tinggal duduk doang terus ada abangnya –

yang ngayuh canonya. Jangan lupa kasih tip ke abangnya.

Kemudian kita menuju ke james bond island. Sebuah pulau yang terkenal gara – gara –

ada syuting film james bond disini. Untuk menuju ke james bond island, kita naik dragon boat.

Sebuah perahu panjang dengan mesin diesel  120 ps mungkin. Dengan engine tersebut, bener-

bener terasa accelerasi awal dari dragon boat tersebut. Sesampai james bond island,langsung –

kita eksplore pulau tersebut.

James Bond island

Suasana pulau bener2 bersihdan terawat. Tempat sampah tertata rapi dan di kamuflase seperti-

bekas kayu yang di tebang. Hampir tidak ada sampah yang bercecer seperti di spot wisata di-

negara kita tercinta. Setelah eksplore pulau kita kembali naik dragon boat menuju big boat.

Sebelum kembali ke big boat, kita berhenti di perkampungan muslim.

Kampung apung

Sebuah kampung apung yang lumayan besar, lengkap dengan sarana ibadah, rumah makan dan

toko souvenir. Bagi yang suka belanja pernik accesories, sangat cocoklah disini.

Setelah sekitar 2 jam perjalanan, akhirnya big boat kembali ke dermaga.

Kemudian kami diantar ke penginapan masing- masing.  Oiya, saya menginap di patong hanya-

dua malam saja. Malam ini rencana kita mau ganti suasana untuk menginap di phuket town.

Sesampai di penginapan kita ambil tas kemudian langsung menuju ke rental motor.

Rental motor disini sangat gampang dan murah. Syaratnya kita ga perlu pakai paspor,

cukup KTP saja. Tarif nya juga lumayan murah, untuk motor matic 100 – 110 cc

 ( vario ,beat ) sehari 200 baht atau sekitar 60 ribuan.

Si Sexy white PCX

Karena saya nyewa motornya cuma sehari, saya pilih sewa motor PCX yang keren abis, sehari –

tarifnya 400 baht. Sebelum ke phuket town, ga lengkap rasanya kalo di patong ga mampir –

simon cabarets dulu. Sebuah musical show para lady boy yang bener- bener mirip lady.

 Tiket nya sekitar 900 baht ( karena saya pas high season ). Bener -bener amazing show,

hahahahahaaa….

Lady Boy 1
Lady Boy 2

Perjalanan dilanjutkan ke phuket town. Berbekal peta dan sedikit tanya sana sini,setelah menempuh

40 menit perjalanan akhirnya sampai juga di phuket town. Langsung saya mencari penginapan alias

hostel di sini.

Day 4

Hari ini hari terakhir di phuket, karena jam 20.00 saya harus bertolak ke jakarta lagi.

Pagi ini saya turing naik PCX di phuket. Destinasi awal dalah kuil atau wat.

Beberapa rekomendasi menyarankan untuk main ke kuil besar di phuket, wat chalong.

Sesampai disana, kuilnya bener2 besardan indah. Dengan dominasi warna merah dan –

kuning emas sangat kontras dengan warma langit yang biru cerah.benar- benar memuaskan-

dahaga saya untuk memotret sampai lemas….tapi sayang di wat chalong ini –

banyak doggie berkeliaran.

Salah satu bangunan di wat chalong

Puas foto – foto disini, saya melanjutkan perjalanan ke Big Budha. Big Budha terletak di atas –

bukit tentu saja medan tanjakannya lumayan banyak, untung saya naik Honda PCX,

sudah irit tenaga nya seperti banteng ;-)

jalan menuju Big Budha

Big budha benar – benar sesuai dengan namanya, sebuah patung budha berukuran raksasa berdiri megah disini.

Akhirnya bisa motrat motret disini.

Big Budha

Sekitar pukul  2 siang, saya kembali ke patong untuk belanja oleh – oleh dan –

balikin motor ke rental. Setelah semua urusan beres, saya menuju bandara dari patong.

Setelah melewati imigrasi cek yang ga begitu ribet, finally saya sudah berada di perut –

burung besi untuk pulang ke jakarta,indonesia tercintah…….

TIPS:

  • Untuk yang menginap di patong jangan takut kelaparan , disini ada perkampungan

muslim yang menjual makanan halal,Juga ada sebuah mesjid yang besar untuk sholat jama’ah.

  • Jangan lupa untuk menawar ketika beli oleh -oleh., penjual biasanya markup harga bisa 3 x lipat dari harga normal
  • Jangan ke phuket pas high season… Semuanya jadi berasa mahaaaallllll…..

Phuket i’m coming – Part I

DAY 1

Akhirnya dapat juga kesempatan untuk main ke phuket. Sebuah daerah tujuan wisata di Thailand. Setelah flight yang tidak begitu lama akhirnya saya menjejakkan kaki di bandara phuket sekitar pukul 08.10 pm. sampai bandara sebaiknya ambil peta dan tour guidance. ada banyak peta yg disediain di bandara. selain itu nanti jg ditawarin sim card true gratis. Untuk top up pulsa bisa di seven eleven yang banyak di phuket. isi aja 50 baht atau lebih untuk  telpon  atau  sms. Tanpa menunggu lama saya langsung naik taksi menuju penginapan, kebetulan penginapan saya di daerah Patong Beach ( rekomendasi si eta).

Sekitar penginapan

Setelah check in  dan unpack ransel, kita jalan2 malam di sekitar patong.

Suasana malam di Patong

Daerah ini kalau malam ramai banget, banyak night club dan tempat nongkrong disini,Sexy dancer juga bertebaran dimana –mana, tolong kuatkan iman dan tajamkan mata lhoo… soalnya antara cewek tulen dan lady boy beda2 tipis, sama- sama cantik tapi beda onderdil..hahhahaha setelah mengisi perut di McD ( yang menunya ga ada nasinya ) saya kembali ke penginapan untuk tidur. Oiya sebelum check in, saya berhenti di salah satu travel agent yang bertebaran di daerah patong. Setelah terbujuk rayu oleh mbak nya  akhirnya saya book untuk ikut tour ke phi phi esok hari. Paket tour ke phi phi ada dua opsi, naik speed boat atau naik big boat, saya prefer naik speed boat, disamping kapasitas cuman 20 orang, bedanya hanya sekitar 150 bath dengan naik big boat.

Penjual jagung bakar dan pancake di pinggir jalan patong

 Kalau males jalan kaki di sekitar patong banyak tuk tuk, kendaraan yang di modifikasi khusus buat wisatawan menikmati indahnya kota. Disamping itu juga banyak rental kendaraan roda dua di daerah sini, tarifnya juga tidak terlalu mahal dan jaminan cuman make KTP doang.

Untuk masalah makan bagi muslim seperti saya harus ekstra hati – hati. Untuk amannya mending makan di daerah perkampungan muslim, di jamin halal dan murah. Untuk sekali makan kenyang sekitar 75 bath Plus segelas es teh manis. Jaraknya tidak begitu jauh dari patong beach.

 DAY 2

Tepat jam 7, minibus jemputan dari paket tour menjemput di depan penginapan kami. Lama perjalanan dari patong ke dermaga speed boat sekitar 45 – 60 menitan.  Setelah briefing dari guide destinasi pertama adalah maya beach.

Maya beach terkenal karena film nya Leonardo di caprio u know lah judulnya apa..

Maya Beach pagi itu

memang ga salah kata orang – orang, maya beach memang bagus. sayang suasananya lumayan crowded jadi ga bisa motret leluasa.

di tengah ramainya maya beach

Dalam perjalanan menuju ke phi phi don, kita snorkeling dulu di Loh Samah Bay. Spot snorkling disini bagus dan benar – benar terjaga, selain snorkling kita juga bisa memberi makan ikan – ikan laut.

Loh Samah Bay

Kemudian mampir di Viking Cave dan melihat kera2 liar disini..

Viking Cave

Sesampai di phi phi don kita makan siang, menunya seafood dan tak lupa tom yam sup. Di phi phi don kita bisa melaksanakan kewajiban  sholat duhur, untuk yang hobby belanja disini banyak toko2 suvenir.

Setelah cukup beristirahat , perjalanan dilanjutkan ke khai nai island.  Sebuah pulau kecil dengan pasir putih yang bersih..

pantai Khai nai

benar- benar cocok untuk berenang dan bermain pasir. Pantai yang bersih,lagit biru dan air yang berombak kecil benar benar membuat saya betah disini..Khai Island where it is the paradise that you can touch…😉

paradise of khai nai island

indah bukan???

Indahnya Desa Sawarna ( part II )

Trekking

Setelah cukup beristirahat next destination adalah gua lalay. Lalay dalam bahasa Indonesia adalah kelelawar. Dengan di temani seorang guide acara trekking dimulai. Perjalanan menuju ke gua lalay lumayan jauh, jadi mesti disiapkan fisik dan stamina yang oke. rute menuju goa lalay melalui sungai dan areal persawahan yang hijau dan subur. Juga melalui sebuah sungai desa. Sungai di desa sawarna masih bersih airnya karena belum terkontaminasi oleh limbah . jadi sungai bisa dimanfaatkan penduduk untuk mencuci pakaian, mandi dan kolam renang gratis bagi anak – anak kecil di sana. Sungguh senang banget bisa melihat anak – anak kecil mandi di sungai, terpancar kebahagiaan di wajah – wajah lugu dan polos mereka.

Asyik bermain di sungai

Sempat pula memotret seorang ibu – ibu sedang mencuci di sungai. Setelah berjalan hampir 40 menit akhirnya sampai pula kita di goa lalay.

Asyik Mencuci

Sesampai di pintu goa ada penjaga nya, kita harus bayar 2000 rupiah untuk masuk. Sebelum masuk semua tas dan sandal dititipkan ke penjaga tadi. Kita tidak boleh memakai sandal karena tempatnya berair dan berlumpur jadi sangat licin. Didalam goa kondisi nya sangat gelap gulita jadi jangan lupa bawa senter untuk penerangan. Setelah cukup berfoto – foto dan menikmati indahnya goa ( indah apanya ya ) kita melanjutkan perjalanan menuju ke lagoon pari.
Perjalan ke lagoon pari Melalui jalan setapak yang sepi dan berbatu. Jalanannya lumayan terjal dan berbukit yang tanjakan agak lumayan. Jadi persiapkan air minum dan stamina yang cukup😉 .

Menuju lagoon pari

Setelah berjalan hampir satu jam sampai juga kita di lagoon pari, sebuah pantai yang sangat indah dan sebuah pantai yang tersembunyi, tempat nelayan Sawarna (Dusun Gempol) biasanya melabuhkan perahu mereka. Di sekitar pantai banyak terdapat gubuk-gubuk nelayan yang dapat kita gunakan sebagai tempat berteduh.. Tapi sayang kita ke sininya siang menjelang sore. Seharusnya ke lagoon pari harus pagi hari biar bisa memotret sunrise di sini. Setelah beristirahat cukup, kita melanjutkan ke tanjung layar untuk berburu sunset. Medan ke tanjung layar juga lumayan berat, selain menyusuri pantai juga melalui bukit yang agak menanjak. Setelah ter engah- engah hampir kehabisan nafas, sampai juga kita di tanjung layar.

Tanjung Layar

Kenapa dinamakan tanjung layar??? Karena Tanjung Layar adalah pantai yang di bentengi oleh dua karang besar yang berbentuk seperti layar serta dikelilingi barisan karang yang memanjang di depan pantai. Dikarenakan dibentengi oleh barisan karang, Tanjung Layar menjadi semacam laguna yang tenang tanpa gelombang, sehingga menjadi spot favorit untuk memotret landscape dan seascape. Sempat juga mencoba slow speed tapi tanpa filter.

Mencoba slow speed tanpa Filter😉

Selain spot buat motret juga spot yang lumayan untuk berenang. Motret sunset juga lumayan seru di sini.

Sunset di Tanjung Layar

Setelah puas memotret sunset, kita bergegas ke penginapan untuk beristirahat dan makan.
Gempa …….
Setelah makan acara di lanjutkan dengan bincang bebas, karaoke ( yang vcd nya Cuma dangdut dan tommy j pisa). Tapi untung ada si kawan yang maniak dangdut, dia nyanyi hampir satu cd sampai bibirnya dower. Dan ada satu lagi yang sangat hafal lagunya tommy j pisa, what’s !!???? tahun berapa ini bang… wakakakkakkkakkkkk.. sekitar pukul 11 malam saya dan kawan – kawan memutuskan untuk menuju pulau kapuk. Sedang nyenyak – nyenyaknya tidur sekitar pukul 3 – 4 pagi kami semua di kejutkan dengan adanya gempa, woowwww.. untung di tengah rasa kaget dan takut ada orang jogja nyeletuk “ ah…. Masih gedean gempa di jogja kemaren “ akhirnya ketakutan tadi ilang dan dikalahkan dengan rasa mengantuk yang amat sangat.
Rencana berburu sunrise gagal total, selain bangun kesiangan kaki terasa kaku dan sakit karena kecapekkan sehabis trekking hari kemaren. Setelah mandi dan sarapan, kita menuju ke pasir putih desa sawarna untuk cibang cibung dan jeprat – jepret di pantai. Pantai yang bersih, langit yang cerah dan ombak yang lumayan sangat menggoda untuk menceburkan diri di laut.

Pasir putih pantai sawarna

Serunya bermain di pantai ternyata bisa membuat orang lupa diri, kulit menjadi hitam, bahkan sampai muntah karena minum air asin tidak kupedulikan, bahkan ketika terjadi gempa sekitar pukul 9 pagi pun tidak kami hiraukan. Sempet juga belajar surfing ( boro2 bisa berdiri, ngangkat pantat di apapan aja susah , hahahaahaa ) tp lumayan menyenangkan lah…Pokoknya have fun go mad di pantai….. ahahahaaaayyyy..

Bersama di sawarna ( foto by fitri )

Gaya doang ( foto by agung )

setelah puas cibang cibung dan jeprat – jepret kita kembali ke penginapan untuk bersih – bersih, makan dan packing.
Sekitar pukul setengah 2, kita bertolak dari desa sawarna menuju ke pelabuhan ratu. Kali ini giliran saya untuk duduk di atap mobil elf bersama 4 orang kawan lainnya untuk memotret indahnya pemandangan sepanjang perjalanan dari desa sawarna ke pelabuhan ratu. Sungguh seru di atas elf, serasa naik roller coaster gratis hehehehe…

View dari atap elf

Sesampai di pelabuhan ratu rombongan terpisah menjadi dua, sebagian menuju bandung sebagian menuju bogor. kita langsung naik bis MGI jurusan bogor, untuk kembali ke habitat masing2 di Jakarta.

bis MGI Palabuhan ratu - Bogor

Sungguh perjalanan yang melelahkan tetapi sangat menyenangkan, disamping kondisi alam yang sangat indah di dukung juga kehebohan kawan – kawan serta kebersamaan yang terjalin selama di desa sawarna. Sangat beruntung bisa mengalami momen tersebut, karena momen yang sama tidak akan bisa terulang lagi dilain waktu, karena  walaupun polanya sama  tetapi substansinya akan berbeda… …..

Indahnya Desa Sawarna ( part I )

Sawarna, setelah berkali – kali mendengar kata tersebut sungguh membuat ku sangat terusik untuk mencumbu dan membelai  indahnya desa sawarna.  Sawarna sebuah desa wisata yang terletak di kecamatan bayah,lebak banten yang kira-kira berjarak ± 230 km dari Ibukota Jakarta .

Lokasi Desa Sawarna ( Google Map )

Desa yang di kelilingi hutan yang rimbun dan sejuk serta di batasi oleh Samudera Hindia menambah eksotisme desa tersebut. Akses ke desa yang lumayan jauh dari jalan besar membuat desa tersebut semakin exclusive. Keinginan yang menggebu ingin mencumbu sawarna bersambut indah, sekelompok anak manusia pemburu keindahan Sang Maha Pencipta yang tergabung dalam Backpacker Indonesia mengajak untuk menyatroni desa tersebut. Setelah discuss yang alot  ttg teknis eksekusi, jumlah peserta dan kapan kita berangkat akhirnya kita sepakati keberangkatan ke sawarna di tentukan tanggal 10 – 12 Juni 2011. Dikarenakan para pemburu tadi berasal dari beberapa kota yang berbeda, disepakati ada 2 meeting point, di bogor dan di palabuhan ratu. Akhirnya rute yang dipilih JKT – BOGOR  – Pelabuhan Ratu dan Bandung – Palabuhan Ratu.

Akhirnya hari itu pun tiba,Setelah packing serta menyiapkan kamera beserta hulubalangnya pada  jumat sore tanggal 10 Juni 2011 saya berangkat dari Jakarta menuju terminal bogor, janjian dengan teman yang suka motret juga di halte sunter. Sayang sekali temen tadi ada urusan kerja mendadak ,dengan sangat terpaksa saya berangkat sendiri ke baranang siang bogor.  Setelah peserta terkumpul semua di terminal baranang siang, Sekitar jam 21.00  kita  naik bis menuju pelabuhan ratu. Sepanjang perjalanan di bis kita dicekoki music – music sunda, dan pop melayu abis. Dari semua lagu ada yang bikin gw inget dan terngiang terus lagu tersebut, lirik yang gokil abis  & renyah,music yang easy listening, bikin gw suka ma lagu tersebut. Sekedar share ini lagunya  http://www.4shared.com/audio/lfQ470do/28Doel_Sumbang_-_Kondom.htm  Disamping lagu lagu kocak yang mengocok perut, ternyata gaya nyetir si abang sopir juga bikin perut terkocok kocok. Efek ngebut si abang, ban bis nya sampe bocor 2 kali.  Setelah perjalanan yang amazing akhirnya sekitar pukul 01.00 kita sampai juga dengan selamat ( Alhamdullilah, mengingat gaya nyetirnya si abang ) di pelabuhan ratu. Kita langsung menuju ke tempatnya dita, untuk mandi dan tidur sejenak untuk melanjutkan perjalanan pagi nanti ke sawarna. Bener- bener berterima kasih ke dita atas hospitality nya, memberikan tempat untuk istirahat. Sekitar jam 02.00 rombongan dari bandung tiba juga di tempat dita.

Pagi harinya sebelum berangkat ke sawarna, kita sempetin  sarapan bubur plus plus dulu ( bubur plus plus = bubur ketika hampir habis baru tahu, ada lalat di dalam bubur ). Alhamdulilah dapat tambahan protein lagi.  Dasar suka motret, gatel rasanya klo pas jalan tangan ga mencet shutter kamera.

Pagi di Palabuhan Ratu

Jadi inget kata – kata sakti tukang potret terkenal “ Seorang fotografer adalah seorang pengembara semesta yang berjalan, memandang dan memotret “ . Setelah puas bercumbu dengan kamera tercintaku, kita prepare untuk berangkat ke sawarna.

Transportasi ke sawarna kita naik elf, tanpa memperhitungkan factor safety kita semua naik ( 23 orang + satu driver + satu co driver ) konsekuensinya 4 orang temen kita naik di atas elf,wow.  Karena penumpang yang overload, kita sempet di hentikan di depan kantor polisi, kebetulan ada operasi kecil. Tapi amazing lagi, mobil masih di perkenankan melanjutkan perjalanan, wow… amazing Indonesia raya. Sepanjang perjalanan kita di suguhi indahnya pantai dan hijau nya pohon – pohon yang tumbuh subur. Tergoda keindahan pantai di sepanjang jalan, kita berhenti sejenak di pantai Karang Hawu.

Pantai Karang Hawu

Setelah memotret indahnya pantai, temen – temen bernarsis ria di pantai.

Sesaat sebelum basah

Ombak karang hawu siang itu

Walaupun sebagian basah kuyup tapi wajah – wajah mereka terlihat bahagia dan sangat menikmati keadaan tersebut. Setelah puas bernarsis ria, perjalanan dilanjutkan. Setelah menempuh perjalanan skitar 2 -3 jaman dengan medan yang naik turun serta jalanan yang sempit  tp cukup menghibur karena indahnya panorama di sepanjang perjalanan.

Finally sekitar jam 12 siang, sampailah kita di desa sawarna. Akses masuk ke desa sawarna adalah sebuah jembatan gantung  yang melintang di atas sungai yang mengalir deras. Biaya masuk ke desa sawarna sebesar Rp. 2000 untuk perbaikan dan biaya maintenance jembatan gantung tersebut.

Desa sawarna

Jembatan gantung, akses ke desa sawarna

Tanpa menunggu lama kita menuju ke penginapan yang sudah kita pesan sebelumnya. Perjalanan menuju penginapan melalu jalan setapak yang kecil, dikiri kanan jalan ada rumah – rumah penduduk.

Perjalanan menuju penginapan

Tampak beberapa warga sedang beraktifitas di rumah mereka. Suasana pedesaannya benar – benar terasa. Penginapannya lumayan bagus, sebuah bangunan baru berlantai dua, yang sekelilingnya areal persawahan yang hijau, sungguh suasana yang menyejukkan hati. Pemilik penginapan bernama mas sofi, orangnya ramah & welcome banget. Setelah beristirahat sejenak, mandi,makan  dan sholat. Kita bersiap untuk trekking ke gua lalay, lagoon pari dan pantai tanjung layar untuk berburu sunset.

Bersambung

Main ke Pulau Karimun Jawa ( part II )

Selepas subuh, kami berangkat ke ujung timur pulau, berhubung tempatnya agak jauh kita diantar guide untuk motret sunrise. Tepat sesaat sebelum sang fajar menampakkan wajahnya, kita sudah sampai di tujuan. Tanpa tunggu lama2 lagi, unpack tripod, kamera beserta hulubalangnya, langsung jeprat – jepret kita motret… yihaaaayyy.. benar – benar beautifull sunrise euy.. semilir angin, debur ombak memecah keheningan pagi, sungguh indah dan sangat nyaman disana. Sebenarnya pengen motret slow speednya ombak yang menghantam karang, tapi apa daya belum beli filter ND. Hehehhe.

Sunrise di ujung timur karimun jawa

Setelah mandi dan makan ( makan mulu yaa ) kita berangkat untuk snorkeling,berenang dengan hiu dan melihat penangkaran penyu. Berenang dengan hiu??? Wow kayaknya  seru & asyik banget euy. Sebelum ke penangkaran hiu, kita snorkeling dulu, spotnya beda sama yang kemaren tapi sama-sama indah pemandangan bawah airnya.

Snorkling hari ke 2

Dan kebetulan ada spot yang bagus juga di dasar air ;-p

Snorkling lagi😉

setelah puas snorkeling kita ke penangkaran hiu. Bener – bener serem awalnya, hiunya segede gaban, dan berseliweran di sekitar tubuh ku. Tapi sifat galaknya sudah hilang, soalnya dari bayi sampe gede hidup dipenangkaran, jadinya hiu jinak yang manis dan lucu ( lebaaay )..

Renang bareng😉

Ternyata lumayan seru juga, adrenalin terpacu antara rasa takut dan senang, bener – bener wajib di coba dah.

Hiu kecil aja takut... hahahaha

Disamping hiu juga ada penangkaran penyu laut, bisa juga renang sama penyu.  wajib di coba buat kawan2 yang backpackeran disini.

Compare kegantengan... hehehhehe

Puas jalan – jalan dan renang dengan hiu, kita kembali ke penginapan untuk makan ( lagi ), mandi dan packing untuk kembali ke semarang. Dengan berat hati banget meninggallkan pulau karimunjawa yang eksotik dan indah banget. Sekitar jam 2 siang, kapal bertolak membawa kami ke semarang. Selama perjalanan pulang obak tidak begitu besar, jadi kita bias motret motret lagi, sunset kali ini di tengah laut, jadi sungguh beda rasanya motret sunset di pantai dengan di tengah laut. Saya sungguh menikmati momen ini. Tak terasa hamper 4 jam di kapal, kita sampai dengan selamat di dermaga tanjung mas semarang.  Sebelum ke stasiun, kita jalan-jalan ke pusat oleh2 untuk belanja. Puas beli oleh-oleh, kita ke stasiun untuk kembali ke Jakarta lagi.

Kupanggil kau Putri

Kesempatan motrat motret kali ini kita motret seorang model yang menurut saya sungguh lumayan enak dilihat.  Ada beberapa hal yang harus diperhatkan dalam memotret model.  Salah satu nya adalah waktu memotret. Menurut saya waktu yang ideal untuk pemotretan adalah jam 8 – 10 pagi atau jam 3 – 5 sore. Karena pada jam tersebut kita bisa memanfaatkan cahaya matahari atau diluar ruangan.  Pada waktu  tersebut cahaya matahari masih soft. Sehingga hasil foto yang OE atau UE bisa diminimalisir, karena sinar masih soft maka bayangan yang muncul di area bawah kelopak mata, di bawah hidung dan dibawah leher tidak terlalu keras atau lebih soft.

Biasanya dalam memotret model kita memakai teknik foto close up, karena POI dari motret ya modelnya itu sendiri. Dalam memotret model tidak hanya butuh teknik memotret,pengalaman dan gear yang dipakai. Tetapi keluwesan dalam memotret model. Karena dengan keluwesan tadi maka komunikasi yang bagus dengan model akan terjalin, sehingga ekspresi, pose dari model akan keluar dengan alami. dan setelah berkomunikasi ternyata namamu putri, bener – bener sesuai😉

Setelah bercapek – capek memotret, finally dapet beberapa foto dibawah ini :

sedikit diolah di bikin black & white :